Mentimun

ketimunMentimun ternyata memiliki beragam khasiat. Biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis hipoxanti untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan.

Selain itu mentimun dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0.65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2.2%, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, B1, B2, dan C.

Apabila anda menderita sakit pada tenggorokan yang menyebabkan sulit bicara (batuk) dapat dirawat dengan biji mentimun. Caranya sedikit biji mentimun dicampurkan dengan sedikit garam dan dikumur beberapa hari sekali. Pengobatan ini dipercaya dapat mengembalikan suara yang hilang akibat sakit tersebut.

Penyakit pening-pening yang berakibat menurunkan berat badan dapat diatasi dengan mengkonsumsi mentimun mentah atau yang telah dimasak. Selain itu, mentimun juga dapat mengobati penyakit disentri.

Bersihkan ginjal

Selain mampu menurunkan demam, mencegah sariawan, menurunkan tekanan darah tinggi, tanaman merambat ini juga mampu membersihkan ginjal.

1. tekanan darah tinggi – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum 2 – 3 kali sehari.

2. sariawan – setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah lakukan secara rutin

3. Membersihkan ginjal – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.

4. Demam – parut mentimun dan letakan hasil parutan diatas perut

5. Jerawat – cuci dan iris kecil kecil buah mentimun kemudia letakkan diatas jerawat.

Posted in Tanaman Obat | 11 Comments

Jahe Obat Anti Mabuk

jahe_keringOrang yang mabuk dalam perjalanan itu bisa berupa rasa mual dan lebih lanjut dapat berakibat muntah. Oleh karena itu untuk mengatasinya mungkin sebaiknya membuat obat anti muntah.

Bukan hanya anti mabuk. Salah satu obat yang aman dikonsumsi adalah jahe. Jahe dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit, juga mujarab untuk obat antimabuk. Cara mengkonsuminya bagaimana?

Salah satu alternative obat yang aman untuk dikonsumsi dan hampir tidak ada efek sampingnya, bahkan mudah didapat, dapat diolah, serta mudah dikenal, tidak lain adalah tanaman jahe.

Adalah mowrey dan clayson yang menyatakan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk darat, sedangkan grontved membuktikan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk laut.

Ada tradisi sebagai pencegah mabuk, jahe dikunyah begitu saja oleh para pelaut cina jaman dulu saat akan naik perahu. Namun di inggris jahe dengan berat 0.5gram dalam kapsul dipatenkan sebagai obat antimabuk yang ditelan setengah jam sebelum pergi. Serbuk itu diambil dari umbi akar jahe.

Jahe mengandung minyak asiri, gingerol, zingiberen, feladren, kamfen, sitral, dan sinetol. Bila jahe diminum orang akan merasakan panas diperut. Rasa panas itu dihasilkan dari pecahan molekul gingerol yang pedas dan berantai karbon panjang, menjadi zingiberon pecahan dari gingerol, bukan gingerol-nya sendiri.

Untuk membuktikan bahwa jahe merupakan obat antimabuk, para ahli pernah mencoba merpati yang diberi larutan perangsan muntah kuprisulfat. Setelah diberi perasan jahe segar 10 – 50 % merpati tersebut tidak jadi muntah, malah kelihatannya lebih segar dari sebelumnya.

Mekanisme atau cara kerja jahe sebagai obat antimabuk, terlihat dari akibat khasiat katminatifnya yaitu pengosongan lambung yang dipercepat, sehingga isi dari lambung cepat turun ke usus. Dan ini menurunkan efek mual dan muntah.

Kebanyakan sekarang obat memiliki sejumlah efek samping dan dosis yang cukup yang cukup tinggi. Namun, jahe hanya berefek rasa panas pada lambung yang dapat merangsang pendarahan pada penderita wasir. Untuk mengurangi efek tersebut, cara meminumnya harus dicampur dengan kopi, susu, dan madu. Ini sekedar untuk mengurangi rasa panas yang terdapat pada jahe.

Posted in Tanaman Obat | 11 Comments