<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DUNIA TANAMAN</title>
	<atom:link href="http://duniatanaman.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniatanaman.com</link>
	<description>GEMBUR SUBUR MAKMUR</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2009 09:02:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Segudang Khasiat Nenas</title>
		<link>http://duniatanaman.com/segudang-khasiat-nenas.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/segudang-khasiat-nenas.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 04:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Segudang Khasiat Buah Nenas
Nanas adalah buah yang memiliki mata yang banyak  dan memiliki  warna kuning keemasaan. Nanas memiliki segudang khasiat untuk tubuh kita, baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Pohon nanas sendiri dapat tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti di indonesia dengan masa panen relatif singkat, yaitu antara 2 sampai 3 kali setahun.
Itulah alasan kenapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Segudang Khasiat Buah Nenas</strong></p>
<p>Nanas adalah buah yang memiliki mata yang banyak  dan memiliki  warna kuning keemasaan. Nanas memiliki segudang khasiat untuk tubuh kita, baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Pohon nanas sendiri dapat tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti di indonesia dengan masa panen relatif singkat, yaitu antara 2 sampai 3 kali setahun.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-67 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="buah_nanas" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2009/04/buah_nanas-294x300.jpg" alt="buah_nanas" width="294" height="300" />Itulah alasan kenapa buah nanas menjadi sangat terjangkau untuk masyarakat luas.. namun demikian sebenarnya buah  nanas  bukan berasal  dari indonersia  melainkan dari  negara-negara  Amerika latin seperti Brazil, Paraguay,  dan Bolivia.</p>
<p>Tak hanya buahnya saja yang berkhasiat, tetapi bagian lain dari  nanas juga berkhasiat seperti, kulit yang berfungsi untuk membersihkan  batu marmer.  Daun  nanas berfungsi sebagai piretik (penurun panas). Lantas kita selalu berpikir tentang kandngan apa yang ada pada buah nanas ? diantaranya adalah <a title="Vit C Dosis Tinggi" href="http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html"><strong>Vitamin C</strong></a> yang cukup tinggi atau sekitar 12 mg dalam 78 gr nanas.</p>
<p>Nanas juga  mengandung phitochemical yang baik untuk kesehatan. Phitochemical adalah zat, bukan gizi yang dapat dijumpai pada tumbuhan yang memilki aktifitas biologi yang menguntungkan tubuh, yakni sebagai <em><strong>antioksidan</strong></em>. Selain itu nanas juga mengandung enzim bromelain yang dapat mengubah protein pada susu daging dan gelatin sehingga membuat bahan makanan menjadi basah. Karena sifatnya itu, nanas dapat mengempukan  daging dengan  meletakkan  potongan nanas di atasnya, namun jangan terlalu lama supaya tidak mengalami kelembekkan.</p>
<p>Meskipun terasa asam buah nanas tidak berbahaya bagi penderita maag . kandungan <em><strong>phitochemicalnya</strong></em> dapat menurunkan PH tinggi hingga dapat mengontrol asam lambung. Untuk menambah khasiatnya nanas lebih baik dikonsumsi secara utuh. Seperti untuk campuran selada buah dan es buah. Tetapi perlu diingat juga, nanas yang  telah diolah menjadi dodol nanas, krippik nanas atau olahan nanas  lainnya, zat gizi atau enzimnya sudah tidak utuh lagi.</p>
<p>Agar dapat  memanfaatkan nanas secara optimal kita juga perlu memanfaatkan kualitas dari nanas   tadi. Pilihlah nanas yang telah matang, jangan yang rusak atau cacat yang warnanya kecoklatan dan kalau bisa yang masih mengandung kadar air.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/segudang-khasiat-nenas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Tanaman Jahe</title>
		<link>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 03:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[
Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya.
Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat obat sejak ratusan tahun yang lalu.
Di cina, jahe kering telah dipakai sebagai bahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-61 alignright" style="margin: 2px 7px;" title="jahe" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe-300x199.jpg" alt="jahe" width="300" height="199" /></p>
<p>Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya.</p>
<p>Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat obat sejak ratusan tahun yang lalu.</p>
<p>Di cina, jahe kering telah dipakai sebagai bahan  baku obat oleh seorang tabib yang hidup pada zaman kaisar Shen Nong, yang hidup  2000 tahun sebelum masehi. Di cina juga di temukan  dua buku kedokteran  yang pertama kali  membahas khasiat  jahe segar pada tahun 500 masehi. Selain di negeri tirai bamboo, yang dikabarkan telah mengenal jahe 2000 tahun sebelum masehi adalah india.</p>
<p>Negara-negara barat juga banyak yang memanfaatkan  jahe sebagai  <a title="Tanaman Keji Beling" href="http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html"><strong>obat traditional</strong></a>. Setidaknya itu dibuktikan  dengan  bahasan khasiat tanaman jahe  yang tertulis  pada buku kedokteran anglo saxon yang terbit  pada abad ke 11. Dua abad kemudian, jahe merupakan bumbu dapur yang sangat popular di inggris, setelah lada hitam. Harga  bumbu dapur ini  juga ketika itu selangit, untuk  memperoleh 1 pon ( setengah kilogram) jahe, harus mengeluarkan uang yang nilainya  setara sengan seharga seekoor domba.</p>
<p><em><strong>SEJARAH PENGOBATAN</strong></em><br />
Di cina, jahe segar di anggap berbeda dengan jahe kering. Bahkan ada seorang ahli tumbuhan kuno yang mengira jahe berasal dari dua  tanaman yang berbeda. Ahli pengobatan sering memakai jahe segar  untuk mengusir <em>‘hawa dingin’ atau ‘ racun’</em> dan mengurangi <em>rasa mual</em>. Sementara jahe kering di pakai untuk menyembuhkan kekurangan <em>‘hawa dingin’ pada nyeri lambung , nyeri perut, diare, batuk dan rematik.</em></p>
<p>Di india jahe segar juga dimanfaatkan untuk mengobati mual, asma, batuk dan rasa nyeri yang hebat dan mendadak, juga dipakai untuk mengatasi jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan, nafsu makan menurun dan rematik bahkan , pada abad ke 19, sari jahe menjadi obat asma dan batuk yang popular di india. Untuk obat batuk, sari  jahe di campur jus bawang putih segar dan madu, sedangkan untuk meredakan   mual, jahe segar ditambah sedikit madu dan sejumput bulu burung  merak bakar. Bubuk jahe segar  juga bisa di campur air, kemudian di aduk hingga berbentuk pasta dan dioleskan di pelipis untuk meredakan sakit kepala.</p>
<p>Kebanyakan orang eropa minum  teh jahe untuk mengatasi gangguan pencernaan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum dua atau tiga cangkir penuh the jahe dapat mengurangi  <em><strong>gejala gout</strong></em> (penyakit  radang sendi akibat  kelebihan asam urat), perut kembung atau gangguan pencernaan  (akibat terlalu banyak minum minuman keras ). Selain itu jahe juga memiliki khasiat memperlancar peredaran darah.</p>
<p><em><strong>PENELITIAN  TERBARU</strong></em><br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-80" style="margin: 2px 7px;" title="jahe_kering" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe_kering-300x231.jpg" alt="jahe_kering" width="210" height="162" />Peneliti-penelit modern  ternyata member dukungan terhadap penggunaan  ‘ramuan tradisional’ jahe ini.  Dari hasil  penelitian, ekstrak jahe, baik dari jahe segar maupun jahe kering, berkhasiat dalam mengatasi infeksi bakteri, infeksi jamur, kejang, nyeri, luka serta gangguan lambung, tumor, kram dan reaksi alergi. Ekstrak jahe yang di teliti adalah sesuai standard gingerol, yaitu ekstrak yang tidak kehilangan rasa dan aroma jahe yang tajam.</p>
<p>Penelitian terhadap binatang percobaan tikus yang di lakukan di cina dan Negara – Negara barat, menunjukan bahwa jahe segar ampuh  untuk meredakan nyeri dan infeksi. Percobaan in vitro (laboratorium) memperlihatkan bahwa  jahe menghambat oksidasi (= bersifat antioksidan) sehingga dapat mengurangi resiko penyakit kanker, dan juga menghambat pertumbuhan dari kuman.</p>
<p>Jahe  juga bermanfaat untuk sirkulasi darah. Tumbuhan rimpang ini memiliki khasiat antikoagulan (anti pembekuan darah) yang lebih hebat dari pada bawang putih atau bawang merah.  Jahe juga mampu <em>menurunkan kadar kolesterol</em> karena bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Penelitian yang dilakukan oleh ahli-ahli di jepang memperlihatkan bahwa jahe dapat menurunkan tekanan darah dengan jalan mengurangi laju aliran darah perifer (aliran drah tepi).</p>
<p>Para ahli juga ada yang mencoba jahe untuk mengobati migren. Pengujian ini di dorong terapi ayurveda untuk mengobati gangguan pada sistem saraf. Khasiat jahe sebagai obat migren ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.</p>
<p>Pada umumnya penelitian jahe diutamakan untuk mengetahui efeknya terhadap pencernaan. Di negeri cina, hasil penelitian yang dilakukan terhdap manusia menunjukan bahwa minuman  yang terbuat dari <a title="Tanaman Jahe" href="http://duniatanaman.com/jahe.html"><strong>jahe segar</strong></a> dapat menurunkan sekresi  asam lambung  selama beberapa jam. Kemudian  meningkat  kembali setelah beberapa lama. Penelitian lainnya menyatakan bahwa akar jahe kering aakan memperkuat lambung, usus halus dan mencegah muntah.</p>
<p>Penelitian terbaru menunjukan ekstrak aseton dan methanol yang berasal dari jahe memiliki efek yang kuat untuk menghambat terjadinya tukakl ( luka) pada lambung. Penelitian lainnya menunjukan bahwa gingerol mampu mengatasi afek toksisitas (keracunan) pada hati dengan jalan meningkatkan asam empedu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belimbing Wuluh</title>
		<link>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 05:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun rasanya masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degenerative serta bisa digunakan sebagai obat luar.
Kebanyak orang mengenal belimbing wuluh hanya sebagai tanaman pekarangan. Padahal, tanaman tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit
Melihat sosoknya tanaman ini kurang menarik. Namun dibalik sosoknya yang kurang menonjol, belimbing wuluh merupakan tanaman yang berkhasiat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>IN</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--><span lang="EN-US"><img class="alignright size-full wp-image-81" style="margin: 2px 7px;" title="belimbing_wuluh" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/belimbing_wuluh.jpg" alt="belimbing_wuluh" width="239" height="180" />Meskipun rasanya masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degenerative serta bisa digunakan sebagai obat luar.</span></p>
<p>Kebanyak orang mengenal belimbing wuluh hanya sebagai <a title="manfaat tanaman jahe" href="http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html"><strong>tanaman pekarangan</strong></a>. Padahal, tanaman tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Melihat sosoknya tanaman ini kurang menarik. Namun dibalik sosoknya yang kurang menonjol, belimbing wuluh merupakan tanaman yang berkhasiat untuk <em>mengatasi batuk, rematik, hingga tekanan darah tinggi</em>. Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkasiat. Diantaranya adalah saponin, tannin, glukosida, hingga kalsium. Salah satu yang paling dikenal orang belimbing wuluh sebagai <em><strong>obat sariawan</strong></em>. Konon rasanya yang masam mengandung vitamin C yang tinggi, caranya dengan mengunyah atau ditempelkan pada bagian yang sariawan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Khasiat lain adalah sebagai <em>obat asma atau sesak nafas</em>. Cukup dengan merebus bunga belimbing wuluh dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari 2 – 3 kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Belimbing wuluh juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kaliumnya mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Anda mengidap<em> gangguan tekanan darah tinggi</em>..? atasi juga dengan belimbing wuluh, rebus 3 buah belimbing wuluh yang diiris dengan 3 gelas air sampai tinggal setengahnya. Kemudian saring dan minum dipagi hari.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mentimun</title>
		<link>http://duniatanaman.com/mentimun.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/mentimun.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 04:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Mentimun ternyata memiliki beragam khasiat. Biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis hipoxanti untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan.
Selain itu mentimun dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0.65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2.2%, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, B1, B2, dan C.
Apabila anda menderita sakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-86" style="margin: 2px 7px;" title="ketimun" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/ketimun-300x300.jpg" alt="ketimun" width="300" height="300" />Mentimun ternyata memiliki beragam khasiat. Biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis hipoxanti untuk mengobati anak-anak yang <em><strong>menderita cacingan</strong></em>.</p>
<p>Selain itu mentimun dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0.65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2.2%, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, B1, B2, dan C.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Apabila anda menderita <strong><em>sakit pada tenggorokan</em></strong> yang menyebabkan sulit bicara (batuk) dapat dirawat dengan biji mentimun. Caranya sedikit biji mentimun dicampurkan dengan sedikit garam dan dikumur beberapa hari sekali. Pengobatan ini dipercaya dapat mengembalikan suara yang hilang akibat sakit tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Penyakit pening-pening yang berakibat menurunkan berat badan dapat diatasi dengan mengkonsumsi mentimun mentah atau yang telah dimasak. Selain itu, mentimun juga dapat mengobati penyakit disentri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Bersihkan ginjal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Selain mampu menurunkan demam, <strong><a title="obat sariawan" href="http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html">mencegah sariawan</a></strong>, menurunkan tekanan darah tinggi, tanaman merambat ini juga mampu membersihkan ginjal.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">1. tekanan darah tinggi – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum 2 – 3 kali sehari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">2. sariawan – setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah lakukan secara rutin</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">3. Membersihkan ginjal – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">4. Demam – parut mentimun dan letakan hasil parutan diatas perut</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">5. Jerawat – cuci dan iris kecil kecil buah mentimun kemudia letakkan diatas jerawat.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/mentimun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jahe Obat Anti Mabuk</title>
		<link>http://duniatanaman.com/jahe.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/jahe.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 04:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang mabuk dalam perjalanan itu bisa berupa rasa mual dan lebih lanjut dapat berakibat muntah. Oleh karena itu untuk mengatasinya mungkin sebaiknya membuat obat anti muntah.
Bukan hanya anti mabuk. Salah satu obat yang aman dikonsumsi adalah jahe. Jahe dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit, juga mujarab untuk obat antimabuk. Cara mengkonsuminya bagaimana?
Salah satu alternative obat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-80" style="margin: 2px 7px;" title="jahe_kering" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe_kering-300x231.jpg" alt="jahe_kering" width="240" height="185" />Orang yang mabuk dalam perjalanan itu bisa berupa rasa mual dan lebih lanjut dapat berakibat muntah. Oleh karena itu untuk mengatasinya mungkin sebaiknya membuat obat anti muntah.</p>
<p>Bukan hanya anti mabuk. Salah satu <strong><a title="tanaman obat" href="http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html">obat yang aman</a></strong> dikonsumsi adalah jahe. Jahe dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit, juga mujarab untuk obat antimabuk. Cara mengkonsuminya bagaimana?</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Salah satu alternative obat yang aman untuk dikonsumsi dan hampir tidak ada efek sampingnya, bahkan mudah didapat, dapat diolah, serta mudah dikenal, tidak lain adalah tanaman jahe.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Adalah mowrey dan clayson yang menyatakan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk darat, sedangkan grontved membuktikan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk laut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Ada tradisi sebagai pencegah mabuk, jahe dikunyah begitu saja oleh para pelaut cina jaman dulu saat akan naik perahu. Namun di inggris jahe dengan berat 0.5gram dalam kapsul dipatenkan sebagai obat antimabuk yang ditelan setengah jam sebelum pergi. Serbuk itu diambil dari umbi akar jahe.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Jahe mengandung minyak <strong><em>asiri, gingerol, zingiberen, feladren, kamfen, sitral, dan sinetol</em></strong>. Bila jahe diminum orang akan merasakan panas diperut. Rasa panas itu dihasilkan dari pecahan molekul gingerol yang pedas dan berantai karbon panjang, menjadi zingiberon pecahan dari gingerol, bukan gingerol-nya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk membuktikan bahwa jahe merupakan<em><strong> obat antimabuk</strong></em>, para ahli pernah mencoba merpati yang diberi larutan perangsan muntah kuprisulfat. Setelah diberi perasan jahe segar 10 – 50 % merpati tersebut tidak jadi muntah, malah kelihatannya lebih segar dari sebelumnya.</span></p>
<p>Mekanisme atau cara kerja jahe sebagai obat antimabuk, terlihat dari akibat khasiat katminatifnya yaitu pengosongan lambung yang dipercepat, sehingga isi dari lambung cepat turun ke usus. Dan ini menurunkan efek mual dan muntah.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kebanyakan sekarang obat memiliki sejumlah efek samping dan dosis yang cukup yang cukup tinggi. Namun, jahe hanya berefek rasa panas pada lambung yang dapat merangsang pendarahan pada penderita wasir. Untuk mengurangi efek tersebut, cara meminumnya harus dicampur dengan kopi, susu, dan madu. Ini sekedar untuk mengurangi rasa panas yang terdapat pada jahe.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/jahe.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanaman Keji Beling</title>
		<link>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 04:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”. 
Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai obat disentri, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-92" style="margin: 2px 7px;" title="keji_beling" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/keji_beling-300x252.jpg" alt="keji_beling" width="300" height="252" />Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan <em><strong>“remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”. </strong></em></p>
<p>Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai <em><strong>obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal</strong></em> serta dapat juga sebagai penurun kolesterol.</p>
<p><a title="tanaman pangan" href="http://duniatanaman.com/tanaman-pangan.html"><strong>Daun tanaman</strong></a> ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Tanaman keji beling <em><strong>(stachytarpheta mutabilis)</strong></em> adalah jenis tumbuhan dengan ciri-ciri memiliki batang yang basah, sepintas lalu meyerupai rumput berbadan tegak. Di pulau jawa tanaman ini banyak sekali terdapat dipedesaan dan tumbuh diantara semak. Dengan warna kulit ungu berbintik hijau, apabila sudah tua berubah menjadi coklat.</span></p>
<p>Panjang helaian daun (tanpai tangkai) berkisar antara 5 – 8 cm (ukuran normal) dan lebih lebar daun kira-kira 2 – 5 cm. tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindungi dan ditempat terbuka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Labu Cegah Gusi Berdarah</title>
		<link>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 04:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Labu siam atau Jipang (sechium edule) adalah jenis tumbuhan suku labu-labuan yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tanaman ini tumbuh merambat diatas tanah atau agak memanjat dan biasanya sering dibudidayakan di pekarangan atau kebun belakang, biasanya sering didekat kolam. Buahnya menggantung dari tangkai dengan bentuk daun segitiga dan permukaan daunnya sedikit berbulu.
Negara pengekspor utama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-93" style="margin: 2px 7px;" title="labu_siam" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/10/labu_siam.jpg" alt="labu_siam" width="188" height="198" />Labu siam atau <em><strong>Jipang (sechium edule)</strong></em> adalah jenis tumbuhan suku labu-labuan yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tanaman ini tumbuh merambat diatas tanah atau agak memanjat<span> </span>dan biasanya sering dibudidayakan di pekarangan atau kebun belakang, biasanya sering didekat kolam. Buahnya menggantung dari tangkai dengan bentuk daun segitiga dan permukaan daunnya sedikit berbulu.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Negara pengekspor utama labu siam didunia adalah costa rica, sementara di Indonesia labu siam termasuk kedalam kategori sayuran sekunder, namun kita dapat menjumpainya di pasar-pasar tradisional. Buahnya merupakan sayuran penting<span> </span>dimasakan. Orang Indonesia mengenalnya sebagai labu siam, karena memang tanaman ini didatangkan dari negri siam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kandungan buah labu siam yang menyejukan banyak mengandung getah serta zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, dan besi. Labu siam memiliki khasiat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit diantaranya adalah <em><strong>gusi berdarah</strong></em>. Parut labu siam yang sebelumnya sudah dicuci, kemudian beri 2 sendok makan air matang dan 1 sendok makan madu. Peras dan saring, diminum sehari 3 kali sebanyak yang diperlukan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Manfaat lainnya adalah mengatasi sariawan. Dengan memakan buah labu siam sebagai lauk atu bisa juga dimakan mentah sebagai lalapan. Labu siam juga mampu menghilangkan garis hitam ditumit, caranya dengan mengoleskan getah labu siam pada tumit yang bergaris hitam. Tunggu sampai kering kemudian buka secara perlahan. Selamat mencoba.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pizza dari Tomat Ungu</title>
		<link>http://duniatanaman.com/pizza-dari-tomat-ungu.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/pizza-dari-tomat-ungu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 04:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Pizza – Tomat Ungu
Kabar terbaru dari dunia tanaman. Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan tomat berwarna ungu untuk menggalakkan ketersediaan makanan lezat dan sehat. Tomat tersebut merupakan hasil perpaduan dua gen yang diambil dari tanaman bunga yang bernama snapdragon atau dengan nama latin “Antirrhinum Majus”
Tanaman tersebut menghasilkan enzim yang disebut anthocyanin yang berwarna ungu. Enzim tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pizza – Tomat Ungu</strong><br />
<img class="size-full wp-image-98 alignright" style="margin: 2px 7px;" title="purple_tomato" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/10/purple_tomato.jpg" alt="purple_tomato" width="150" height="155" />Kabar terbaru dari dunia tanaman. Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan tomat berwarna ungu untuk menggalakkan ketersediaan makanan lezat dan sehat. Tomat tersebut merupakan hasil perpaduan dua gen yang diambil dari tanaman bunga yang bernama snapdragon atau dengan nama latin <em><strong>“Antirrhinum Majus”</strong></em></p>
<p>Tanaman tersebut menghasilkan enzim yang disebut anthocyanin yang berwarna ungu. Enzim tersebut serupa dengan yang dihasilkan oleh blackberry serta cranberry.</p>
<p>Sebuah penelitian menunjukan bahwa enzim tersebut dapat mencegah kanker, penyakit cardio vaskuler dan degenerative, serta mampu mengurangi resiko obesitas dan diabetes. Penelitian ini telah dipublikasikan oleh “London based Nature Publising Group” minggu lalu.</p>
<p>Cathie martin adalah seorang peneliti dari Norwich, menyatakan bahwa rahasia dari tomat ungu adalah kemampuan buah tersebut untuk menjadikan diet yang sehat.</p>
<p>20tahun yang lalu, institute kanker Amerika Serikat telah menganjurkan setiap orang amerika agar setidaknya makan 5 porsi buah dan <a title="belimbing wuluh" href="http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html"><strong>sayur</strong></a> setiap hari. Namun program ini menemui kegagalan, dan hingga kini hanya seperempat orang dinegri paman sam yang melakukannya.</p>
<p>Menurut Martin penyebab kegagalannya adalah karena orang AS sebagian besar  lebih terbiasa menyantap makanan siap saji daripada sengaja mencari makanan yang sehat dan segar.</p>
<p>Guna mengatasi hal ini, para ilmuwan  telah memikirkan bagaimana cara agar para penikmat fasfood berkeingan untuk menyantap tomat ungu tersebut. Maka muncullah ide untuk mengolah tomat ungu tersebut menjadi berbagai makanan dan salah satunya Pizza.</p>
<p>Tentu saja dengan pengaruh enzim yang cukup tinggi maka pizza yang dihasilkan akan berwarna ungu. Makanan ini akan menjadi salah satu primadona bagi para penikmat makanan sehat. Selain memiliki gizi yang tinggi, pizza berwarna ungu ini juga cukup nikmat untuk disantap.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/pizza-dari-tomat-ungu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanaman parasit</title>
		<link>http://duniatanaman.com/tanaman-parasit.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/tanaman-parasit.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 04:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Parasit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/all-of-indonesia/duniatanaman.com/index.php/tanaman-parasit/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam merawat tanaman jenis apapun, hendaknya perlu diperhatikan pemeliharaannya. Selain pemberian pupuk dan penyiraman regular, perawatan tanaman hendaknya perlu memperhatikan timbulnya tanaman pengganggu yang lazim disebut tanaman parasit.
Tanaman parasit dapat mengganggu pertumbuhan tanaman induk karena tanaman parasit menyerap mineral dan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanaman induk untuk dirinya sendiri yang kemudian menyebabkan tanaman induk tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="alignleft size-medium wp-image-99" style="margin: 2px 7px;" title="tanaman_parasit" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/04/tanaman_parasit-199x300.jpg" alt="tanaman_parasit" width="199" height="300" />Dalam merawat tanaman jenis apapun, hendaknya perlu diperhatikan pemeliharaannya. Selain pemberian pupuk dan penyiraman regular, <strong><a title="merawat tanaman" href="http://duniatanaman.com/tanaman-hias.html">perawatan tanaman</a></strong> hendaknya perlu memperhatikan timbulnya tanaman pengganggu yang lazim disebut tanaman parasit.</p>
<p align="justify"><strong>Tanaman parasit </strong>dapat mengganggu pertumbuhan tanaman induk karena tanaman parasit menyerap mineral dan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanaman induk untuk dirinya sendiri yang kemudian menyebabkan tanaman induk tidak mendapatkan zat-zat penting tersebut. Bila dibiarkan maka dapat membinasakan tanaman induk.</p>
<p align="justify">Tanaman parasit berasal dari benih yang terbawa oleh binatang seperti burung, serangga atau binatang lainnya serta angin. Tanaman yang termasuk tanaman parasit adalah <strong>benalu</strong>, <strong>jamur</strong>, <strong>gulma </strong>dan lain-lain. Biasanya tumbuh di sekitar atau di tubuh tanaman induk. Tanaman-tanaman tersebut dapat dibasmi dengan menggunakan pestisida sedangkan untuk serangga yang mengganggu pertumbuhan tanaman induk dapat menggunakan insektisida.</p>
<p align="justify">Namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan pestisida harus secukupnya karena juga dapat meracuni tumbuhan induk. Untuk tanaman pangan penggunaan pestisida yang berlebihan juga tidak baik dan dapat menempel pada tanaman tersebut dan bila tidak dicuci dengan benar dan bersih, pestisida tersebut masih menempel di makanan dan masuk ke dalam tubuh. Pestisida yang tidak sengaja dikonsumsi dapat menjadi racun bagi tubuh. Dan bila tertahan cukup banyak dapat menyebabkan kanker dan penyakit mematikan lainnya.</p>
<p align="justify">Jadi, sebaiknya cuci <a title="tanaman pangan" href="http://duniatanaman.com/tanaman-pangan.html"><strong>sayur mayur</strong></a> dan buah hingga benar-benar bersih dan perhatikan cara memasak yang benar supaya pestisida yang tertempel di permukaan bahan makanan tersebut dapat benar-benar hilang. Alternatif lainnya adalah dengan mengkonsumsi makanan organik yang tidak menggunakan pestisida.</p>
<p align="justify">Tanaman organik menggunakan pembunuh tanaman parasit yang alami dan pupuk organik yang alami dan tidak berbahaya. Bahan makanan organic sebenarnya sangat disarankan namun sayang harganya cukup mahal dan masih belum terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/tanaman-parasit.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanaman Industri</title>
		<link>http://duniatanaman.com/tanaman-industri.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/tanaman-industri.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 04:56:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/all-of-indonesia/duniatanaman.com/index.php/tanaman-industri/</guid>
		<description><![CDATA[Selain tanaman pangan, Indonesia juga kaya akan tanaman industri dan holtikultura. Tanaman tersebut merupakan salah satu kekayaan alam yang tak ternilai yang bermanfaat untuk konsumsi dalam dan luar negeri.
Tanaman industri adalah komoditas untuk memajukan perekonomian negara serta sebagai penghasil devisa dengan mengekspornya ke negara lainnya.
Tanaman industri tersebar di berbagai dataran di Indonesia dari ujung nusantara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Selain tanaman pangan, Indonesia juga kaya akan <strong>tanaman industri</strong> dan <strong>holtikultura</strong>. Tanaman tersebut merupakan salah satu kekayaan alam yang tak ternilai yang bermanfaat untuk konsumsi dalam dan luar negeri.</p>
<p align="justify"><img class="alignright size-medium wp-image-113" style="margin: 2px 6px;" title="kelapa_sawit" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/04/kelapa_sawit-300x225.jpg" alt="kelapa_sawit" width="300" height="225" />Tanaman industri adalah komoditas untuk memajukan perekonomian negara serta sebagai penghasil devisa dengan mengekspornya ke negara lainnya.</p>
<p align="justify">Tanaman industri tersebar di berbagai dataran di Indonesia dari ujung nusantara ke ujung lainnya. Sayangnya karena nilai tanaman ini sangat tinggi, terkadang harus mengorbankan keseimbangan alam. Contohnya untuk membuka lahan kelapa sawit banyak warga yang mengorbankan hutan tropis. Ketidakseimbangan alam tersebut mengakibatkan banyak bencana alam yang akhir-akhir ini marak terjadi.</p>
<p align="justify">Kerusakan hutan menjadi hal yang sangat biasa terjadi dan tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah. Hal ini tidak seharusnya terjadi dan perlu penanganan lebih lanjut. Beberapa tanaman industri diantaranya adalah <strong><em>Kelapa Sawit, Kopi, Tembakau, Cengkeh, Coklat, Tebu</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/tanaman-industri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.513 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2009-11-26 22:48:30 -->
