<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DUNIA TANAMAN</title>
	<atom:link href="http://duniatanaman.com/category/tanaman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniatanaman.com</link>
	<description>GEMBUR SUBUR MAKMUR</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 08:10:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Manfaat Cendawan Mikoriza Arbuskula dalam Pertumbuhan Pohon Jati</title>
		<link>http://duniatanaman.com/manfaat-cendawan-mikoriza-arbuskula-dalam-pertumbuhan-pohon-jati.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/manfaat-cendawan-mikoriza-arbuskula-dalam-pertumbuhan-pohon-jati.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2011 10:19:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[cendawan mikoriza arbuskula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Pohon jati menuntut persyaratan agroklimat dan lingkungan yang ideal agar kayunya bermutu tinggi. Pohon jati banyak ditemui di daerah berkapur dan gersang. Kondisi lingkungan yang seperti ini sangat menunjang untuk terbentuknya lingkaran batang dan serat kayu yang padat. Tanah pada &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/manfaat-cendawan-mikoriza-arbuskula-dalam-pertumbuhan-pohon-jati.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pohon jati menuntut persyaratan agroklimat dan lingkungan yang ideal agar kayunya bermutu tinggi. Pohon jati banyak ditemui di daerah berkapur dan gersang. Kondisi lingkungan yang seperti ini sangat menunjang untuk terbentuknya lingkaran batang dan serat kayu yang padat. Tanah pada daerah yang kering dan bercurah hujan rendah mengandung kalsium dan fosfor yang tinggi sehingga sesuai untuk pertumbuhan pohon jati.</p>
<p>Agar pohon jati tumbuh dengan baik memerlukan organisme pembantu. Organisme pembantu tersebut berasal dari golongan jamur. Jenis jamur yang dimaksud yaitu <strong>Mikoriza arbuskula</strong>. Cendawan ini hidup menetap di dalam tanah dan di perakaran pohon jati. Hampir semua perakaran tanaman keras dapat ditempati cendawan Mikoriza arbuskula. Tanaman inang dengan cendawan ini memiliki hubungan yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme).</p>
<p>Cara kerja cendawan Mikoriza arbuskula sebagai berikut. Cendawan menginfeksi perakaran pohon jati menembus hingga ke dalam jaringan pengangkut hara. Mikoriza arbuskula menyerap bahan-bahan organik yang terdapat di dalam tanah dan mengubahnya menjadi ion-ion. Kemudian ion-ion ini disalurkan melalui hifa masuk ke dalam jaringan pengangkut hara tanaman inang. Tanaman inang mendapatkan nutrisi dari cendawan Mikoriza arbuskula. Jadi manfaat jamur ini diibaratkan seperti juru masak. Tanaman inang tinggal menikmati makanan yang siap saji.</p>
<p>Alasan Mikoriza arbuskula dipakai sebagai organisme pembantu, karena;</p>
<ol>
<li> Kemudahan mendapatkan organisme ini.</li>
<li>Teknologi produksinya sederhana.</li>
<li>Sifat adaptif tinggi dan mampu menetap di berbagai jenis perakaran tanaman keras.</li>
<li>Efektif dan nirpolusi</li>
<li>Organisme ini dapat memperbaiki struktur tanah.</li>
</ol>
<p>Adanya peran jamur ini berdampak pada pertumbuhan pohon jati. Nutrisi yang diperlukan pohon jati tersedia terus-menerus. Pohon jati berkembang tumbuh normal, batangnya tumbuh lurus, silindris dan sehat. Dengan pertumbuhan yang normal ini, harapan menghasilkan kayu jati yang bermutu tinggi dapat tercapai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/manfaat-cendawan-mikoriza-arbuskula-dalam-pertumbuhan-pohon-jati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Alternatif Tanaman Untuk Tabulampot</title>
		<link>http://duniatanaman.com/beberapa-alternatif-tanaman-untuk-tabulampot.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/beberapa-alternatif-tanaman-untuk-tabulampot.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 07:42:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[tabulampot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Halaman rumah yang kecil dapat disiasati dengan menanam tabulampot. Tanaman buah dipilih sebagai alternatif memaksimalkan nilai manfaat. Selain sebagai tanaman hias, tabulampot dapat menghasilkan buah untuk konsumsi sehari-hari tanpa harus membeli. Berikut ini adalah beberapa jenis buah yang dapat dijadikan &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/beberapa-alternatif-tanaman-untuk-tabulampot.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2010/11/Beberapa-Alternatif-Tanaman-Untuk-Tabulampot.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-171" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Beberapa Alternatif Tanaman Untuk Tabulampot" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2010/11/Beberapa-Alternatif-Tanaman-Untuk-Tabulampot.jpg" alt="" width="200" height="185" /></a>Halaman rumah yang kecil dapat disiasati dengan menanam tabulampot. Tanaman buah dipilih sebagai alternatif memaksimalkan nilai manfaat. Selain sebagai tanaman hias, tabulampot dapat menghasilkan buah untuk konsumsi sehari-hari tanpa harus membeli. Berikut ini adalah beberapa jenis buah yang dapat dijadikan tabulampot.</p>
<p>Tabulampot buah Jambu Biji (Psidium guajava)<br />
Jambu biji merupakan buah yang memiliki banyak manfaat. Diantara manfaat buah jambu biji adalah untuk mengobati penyakit Diabetes. Selain buahnya, daun jambu biji memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, seperti : diare, sakit maag, masuk angin, deman berdarah dan sariawan.</p>
<p>Tabulampot buah Jeruk (Citrus)<br />
Warna kekuningan buah jeruk yang matang dapat mempercantik taman. Manfaat buah jeruk sebagai <a title="segudang khasiat nenas" href="http://duniatanaman.com/segudang-khasiat-nenas.html">sumber Vitamin C</a>, membantu mencukupi kebutuhan Vitamin dalam tubuh. Buah jeruk sendiri bermacam-macam jenisnya, sesuaikan saja dengan keinginan Anda. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan lemon (Citrus limon) dapat dijadikan alternatif tanaman buah dalam pot.</p>
<p>Tabulampot buah Sawo (Achras sapota L)<br />
Sawo merupakan salah satu buah yang cocok dijadikan sebagai tanaman hias. Sawo juga memiliki jenis yang beragam diantaranya adalah: Sawo manila (Manilkara zapota), Sawo kecik (Manilkara Kauki), Sawo duren (Chrysophylum Cainito), dan Sawo mentega (Achras Zapota). Buah sawo banyak digemari karena bertekstur lembut, manis, segar dan mengandung banyak vitamin dan serat.</p>
<p>Tabulampot buah Naga (Hylocereus undatus)<br />
Buah naga yang sering disebut Dragon fruit cukup popular karena namanya yang unik dan buahnya yang menyerupai naga. Selain namanya yang unik, manfaat buah naga sangat banyak untuk kesehatan. Buah naga merupakan tanaman dengan batang merambat, sehingga dibutuhkan tiang untuk menyangga pohon.<br />
Tabulampot buah strawberry (Fragaria daltoniana)</p>
<p>Strawberry merupakan tanaman vegetatif yang mudah tumbuh dan di budidayakan. Buah strawberry dapat ditanam menggunakan polybag sebagai tanaman hias. Buahnya yang asam manis, dapat dimakan langsung atau dibuat selai dan jus. Perawatan tanaman buah stowberry relatif mudah, penyiraman dan pemberian pupuk dilakukan secara rutin agar tanaman dapat lebih produktif.</p>
<p>Selain beberapa buah diatas, masih banyak jenis tanaman buah yang dapat dijadikan alternatif tabulampot, diantaranya adalah: mangga (Magnifera indica), apel (Malus sylvestris), belimbing (Averrhoa carambola), kedondong (Spondias dulcis), tomat (Solanum Iycopersicum), dan melon (Cucumis melo). Yang perlu diperhatikan untuk tanaman buah dalam pot adalah perawatan yang intensif. Mulai dari penyiraman, pemupukan, dan pemotongan ranting/dahan yang berlebihan. Perawatan yang berkala sangat diperlukan agar tanaman tetap sehat, subur, dan berbuah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/beberapa-alternatif-tanaman-untuk-tabulampot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangbiakan Tanaman</title>
		<link>http://duniatanaman.com/perkembangbiakan-tanaman.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/perkembangbiakan-tanaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 09:48:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/duniatanaman.com/index.php/perkembangbiakan-tanaman/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti layaknya mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat berkembang biak. Perkembangbiakan tanaman secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu perkembangbiakan secara alami dan juga buatan. Perkembangbiakan alami adalah perkembangbiakan tanaman oleh tanaman itu sendiri secara alami atau dibantu oleh &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/perkembangbiakan-tanaman.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="alignright size-medium wp-image-120" style="margin: 1px 5px;" title="vegetative" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/01/vegetative-215x300.jpg" alt="vegetative" width="215" height="300" />Seperti layaknya mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat berkembang biak. Perkembangbiakan tanaman secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu perkembangbiakan secara alami dan juga buatan. <em></p>
<p>Perkembangbiakan alami adalah perkembangbiakan tanaman oleh tanaman itu sendiri secara alami atau dibantu oleh alam. Sedangkan perkembangbiakan secara buatan adalah perkembangbiakan tanaman yang mendapat campur tangan manusia.</em>
</p>
<p align="justify">Tanaman berkembangbiak secara alami melalui berbagai macam cara. Tanaman berkembangbiak secara alami dengan 2 cara yaitu <em>generatif dan vegetatif.</em> Generatif adalah bahwa tanaman tersebut berkembang biak secar kawin, yaitu bertemunya sel jantan yang terdapat pada benang sari dan sel betina yang terdapat pada putik. Bertemunya 2 sel ini nantinya akan menghasilkan buah yang berbiji 2 yaitu dikotil. Tanaman yang dikembangbiakkan melalui cara ini biasanya memiliki sifat genetis yang berbeda dari tanaman induk dan biasanya mengalami kemunduran.</p>
<p align="justify">Perkembangbiakan secara vegetative dapat terbentuk dari sel jaringan nucellus, serta terbentuknya tanaman dari bagian bagian khusus yaitu umbi, rhizome, runner dan anakan. Perkembangbiakan dengan terbentuknya umbi juga terbagi menjadi beberapa cara yaitu umbi lapis seperti terbentuknya bawang dan bunga tulip, umbi sisik seperti terbentuknya bunga gladiol, umbi batang seperti terbentuknya kentang dan umbi akar seperti terbentuknya ubi jalar.</p>
<p align="justify">Perkembangbiakan secara vegetative alami dengan rizhoma terlihat pada terbentuknya jahe, sedangkan akar rimpang atau runner atau batang menjalar pada permukaan tanah adalah seperti terbentuknya strawberry. Untuk perkembangbiakan dengan anakan contohnya nanas, pisang, salak, dan lidah buaya. Anakan yang telah tumbuh harus segera dipisah dari induknya dengan hati-hati supaya tidak merusak tanaman induk dan akar anakan tersebut.</p>
<p align="justify">Perkembangbiakan dengan campur tangan manusia adalah rundukan, cangkok, stek, okulasi, sambung pucuk, penyusuan dan kultur jaringan. Perkembangbiakan dengan rundukan adalah cara perkembangbiakan dengan cara membengkokkan cabang dan dibenamkan ke dalam tanah dengan melukai bagian cabang yang akan dibenamkan untuk mempercepeat tumbuhnya akar. Perkembangbiakan seperti ini adalah perkembangbiakan dari tanaman melati, jambu monyet dan ketimun.</p>
<p align="justify">Perkembangbiakan buatan yang banyak dikenal oleh masyarakat lainnya adalah <em>cangkok</em>. Tanaman berkayu hampir semuanya dapat dicangkok dan pengerjaan cangkok sebenarnya sangat mudah, hanya saja perlu memperhatikan beberapa hal saja yaitu waktu mencangkok, pemilihan batang dan pemeliharaan cangkokan. Pilihlah batang yang tidak terlalu tua, kuat, subur dan tidak mengandung penyakit. Lebih bagus lagi bila banyak buahnya. Cangkok baik dilakukan pada saat musim penghujan. Selain cangkok, stek jugatermasuk perkembangbiakan buatan yang mudah untuk dilakukan.</p>
<p align="justify">Anda dapat memisahkan atau memotong beberapa bagian tanaman untuk menghasilkan bibit tanaman yang banyak dalam waktu singkat. Beberapa macam <em>stek</em> adalah stek akar untuk mengembangkan jambu biji, cemara, sukun, stek batang untuk kentang, ubi jalar, stek cabang untuk mangga, rambutan, jeruk, kopi, dan teh serta stek daun untuk <em>begonia, sanseviera dan cocor bebek</em>. Untuk anda yang menginginkan hasil perkembangbiakan yang hasilnya bagus dapat memilih okulasi untuk mengembangbiakkan tumbuhan.</p>
<p align="justify"><em>Okulasi</em> dapat dilakukan dengan menempelkan mata tunas diambil dari tanaman induk yang unggul dan ditempel ke tumbuhan yang berakar kuat. Sayangnya okulasi membutuhkan waktu lama untuk berhasil, kira-kira 12-24 bulan. Pilihan lainnya adalah sambung pucuk yaitu cara yang menempelkan batang induk untuk disambung dengan batang bawah yang ditanam dari biji. Untuk tanaman buah atau tanaman yang sulit dikembangbiakkan dengan cara lain, penyusuan merupakan cara yang paling cocok. Penyusuan dilakukan dengan cara menyambung 2 buah batang yang sama besar yang telah disayat miring dan diikat sampai kira-kira 3 minggu setelah itu ikatannya bisa dilepas.</p>
<p align="justify">Sampai saat ini perkembangbiakan tanaman berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi. Para peneliti di seluruh dunia menaruh perhatian khusus terhadap penelitian perkembangbiakan tanaman untuk menghasilkan tanaman baru supaya mendapatkan hasil tanaman yang terbaik. Penelitian di bidang pangan berupaya untuk menghasilkan tanaman pangan dengan kualitas nomor satu untuk mendapatkan bibit unggul.</p>
<p align="justify"><img class="size-medium wp-image-121 alignleft" style="margin: 2px 6px;" title="generatif" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/01/generatif-300x299.jpg" alt="generatif" width="300" height="299" />Bibit tanaman yang terbaik dapat menjadi komoditas ekspor yang berujung dengan bertambahnya kas negara dari devisa yang dihasilkan. Kultur jaringan merupakan hasil dari perkembangan teknologi pertanian yang dapat menghasilkan bibit unggul serta varietas baru. Kultur jaringan juga dapat dilakukan untuk pelestarian jenis tanaman tertentu yang mulai langka. Kultur jaringan memerlukan pendidikan khusus yang dilatarbelakangi dengan pendidikan kimia dan biologi. Untuk melakukan kultur jaringan diperlukan media dengan berbagai bahan campuran seperti garam mineral, asam amino, gula vitamin dan hormone tumbuhan yang dilakukan dalam keadaan suci hama.</p>
<p align="justify">Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor genetis dan faktor lingkungan. Faktor genetis merupakan faktor yang terdapat dalam tanaman seperti benis, varietas, hormone serta lainnya. Sedangkan faktor lingkungan adalah faktor seperti <em>keadaan tanah, iklim, cuaca, suhu, air dan udara</em>. Seperti mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat beradaptasi dengan lingkungan serta perubahan-perubahan yang terjadi baik perubahan fisiologis, atau morfologis.</p>
<p align="justify">Tanaman sebenarnya memiliki kemampuan untuk bertahan terhadap perubahan iklim, hama penyakit, absorbsi tanah serta pembatasan respirasi yang ditunjukkan dengan perubahan struktur tubuh tanaman tersebut. Adaptasi tanaman dapat berlangsung dengan baik bila tanaman dipindahkan dari tempat lain ke tempat yang kondisinya hampir serupa. Walaupun telah ada rekayasa pengetahuan dan teknologi namun supaya proses pertumbuhan tanaman dapat berlangsung dengan baik maka hendaknya jangan memindahkan tanaman ke tempat yang kondisinya benar-benar berbeda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/perkembangbiakan-tanaman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>67</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis Tanaman</title>
		<link>http://duniatanaman.com/jenis-tanaman.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/jenis-tanaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 09:47:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/duniatanaman.com/index.php/jenis-tanaman/</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat lebih dari ratusan ribu kelompok tanaman yang tersebar di seluruh dunia dan banyak dari kelompok tanaman tersebut yang masih belum teridentifikasi. Secara umum, tanaman yang kita temui sehari-hari dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, seperti tanaman pangan, tanaman industri, tanaman &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/jenis-tanaman.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat lebih dari ratusan ribu kelompok tanaman yang tersebar di seluruh dunia dan banyak dari kelompok tanaman tersebut yang masih belum teridentifikasi. Secara umum, tanaman yang kita temui sehari-hari dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, seperti tanaman pangan, tanaman industri, tanaman obat, tanaman hias dan tanaman parasit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/jenis-tanaman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asal-usul Tanaman</title>
		<link>http://duniatanaman.com/asal-usul-tanaman.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/asal-usul-tanaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 09:42:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/duniatanaman.com/index.php/asal-usul-tanaman/</guid>
		<description><![CDATA[Walau masih melalui perdebatan, dipercaya bahwa cikal bakal semua tumbuhan yang ada di dunia ini muncul dari sebuah mahluk hidup bersel tunggal. Mahluk hidup ini kemudian membentuk ganggang yang kemudian berkembang di laut dan perlahan-lahan berevolusi menjadi tumbuhan laut lainnya. &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/asal-usul-tanaman.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="alignright size-medium wp-image-122" style="margin: 2px 6px;" title="pohon_besar" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/01/pohon_besar-300x230.jpg" alt="pohon_besar" width="300" height="230" />Walau masih melalui perdebatan, dipercaya bahwa cikal bakal semua tumbuhan yang ada di dunia ini muncul dari sebuah mahluk hidup bersel tunggal. Mahluk hidup ini kemudian membentuk ganggang yang kemudian berkembang di laut dan perlahan-lahan berevolusi menjadi tumbuhan laut lainnya.</p>
<p align="justify">Sekitar 450 juta tahun yang lalu, ganggang tersebut perlahan merambat untuk kemudian berpindah ke darat dan beradaptasi dengan lingkungan sektiarnya. Kemudian tanaman menyebar ke seluruh penjuru dunia dengan perantara hewan, udara serta air laut, untuk kemudian berkembang dan beradaptasi sesuai dengan daerah dimana tanaman tersebut tumbuh dan berkembang biak.Tak semua tanaman yang berada di Indonesia berasal asli dari negara ini.</p>
<p align="justify">Banyak tanaman yang aslinya berasal dari negara lain dan kemudian dibawa ke Indonesia. Tanaman tersebut dikembangbiakkan dengan beberapa alasan. Seperti misalnya kopi yang sengaja dibawa ketika masa penjajahan Belanda, dikembanbiakkan di Indonesia untuk menjadi komoditas ekspor. Begitu juga dengan tanaman hias yang sengaja dibiakkan karena terpengaruh oleh tren yang ada di luar negeri. Para pecinta tanaman membiakkan dan mengembangkan tren tanaman hias tersebut untuk dikenalkan dengan para pecinta tanaman yang ada di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/asal-usul-tanaman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

