<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DUNIA TANAMAN</title>
	<atom:link href="http://duniatanaman.com/category/tanaman-obat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniatanaman.com</link>
	<description>GEMBUR SUBUR MAKMUR</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 08:10:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Manfaat Putri Malu bagi Kesehatan</title>
		<link>http://duniatanaman.com/manfaat-putri-malu-bagi-kesehatan.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/manfaat-putri-malu-bagi-kesehatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 10:02:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat putri malu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman putri malu adalah jenis flora yang telah lama dikenal memiliki karakter unik, yaitu daun yang akan menutup ketika tersentuh sesuatu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tetapi kemudian tersebar dan tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Asia &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/manfaat-putri-malu-bagi-kesehatan.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanaman putri malu</strong> adalah jenis flora yang telah lama dikenal memiliki karakter unik, yaitu daun yang akan menutup ketika tersentuh sesuatu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tetapi kemudian tersebar dan tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan di Kepulauan pasifik.</p>
<p>Selain itu, pemilik nama latin Mimosa pudica ini telah lama dikenal sebagai tanaman obat untuk beberapa jenis penyakit, baik dari daun, akar maupun bibit putri malu. Manfaat putri malu bagi kesehatan manusia mulai dikenal sejak lama. Bentuk ekstrak putri malu terbukti secara empiris mampu melumpuhkan larva cacing gelang yang menjadi parasit dalam sistem pencernaan manusia dalam waktu kurang dari 1 jam. Hal ini seperti data yang dirilis oleh Departement of Zoology Jamaica pada Desember 1990.</p>
<p>Penemuan , mutakhir menunjukkan bahwa putri malu memiliki potensi sebagai alternatif dalam kemoterapi terhadap kanker. Manfaat putri malu ini dikarenakan adanya kandungan mimosin di dalamnya. Mimosin termasuk dalam golongan alkaloid yaitu zat kimia yang mengandung beberapa zat aktif seperti carbon, nitrogen, oksigen, sulfur, dan hidrogen. Zat ini memiliki efek antiproliferatif dan apoptosis, sebagaimana senyawa kimia yang terdapat dalam kemoterapi.</p>
<p>Manfaat putri malu juga memberi efek secara neurologis. Ini terindikasi melalui penelitian yang dilakukan oleh Rama Mishra, seorang dokter di India. Penelitian yang ia lakukan terhadap hewan percobaan menunjukkan bahwa mengkonsumsi ekstrak putri malu dapat meningkatkan regenerasi syaraf yang rusak sebesar 30 hingga 40%. Hasil ini kemudian diuji coba pada 52 orang yang mengalami penyakit gangguan syaraf seperti lumpuh, meningithis tulang belakang, dan degenerasi syaraf tulang belakang.</p>
<p>Hasil awal menunjukkan bahwa putri malu dapat mempengaruhi sistem syaraf pasien meskipun dalam skala yang ringan, yaitu berkurangnya serangan kejang pada tubuh mereka. Manfaat tanaman obat ini bagi sistem syaraf lainnya adalah memberikan efek penenang atau antidepressan, sebagaimana dibuktikan melalui riset yang dilakukan oleh Universitas Veracruz Meksiko. Selain itu manfaat putri malu secara tradisional digunakan dalam merawat penyakit mata, bronkitis, kencing batu dan demam pada anak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/manfaat-putri-malu-bagi-kesehatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai Manfaat Lidah Buaya</title>
		<link>http://duniatanaman.com/berbagai-manfaat-lidah-buaya.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/berbagai-manfaat-lidah-buaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Dec 2010 06:44:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[lidah buaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman lidah buaya sudah sangat dikenal oleh masyarakat dunia sejak ribuan tahun lalu. Tanaman yang dalam istilah latin disebut aloe vera ini tak hanya sebagai tanaman hias tetapi juga menjadi tanaman obat. Khasiat lidah buaya ternyata dapat meliputi hampir seluruh &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/berbagai-manfaat-lidah-buaya.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2010/11/Manfaat-Lidah-Buaya.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-155" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Manfaat Lidah Buaya" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2010/11/Manfaat-Lidah-Buaya.jpg" alt="" width="200" height="133" /></a>Tanaman lidah buaya sudah sangat dikenal oleh masyarakat dunia sejak ribuan tahun lalu. Tanaman yang dalam istilah latin disebut aloe vera ini tak hanya sebagai tanaman hias tetapi juga menjadi <a title="tanaman obat" href="http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html">tanaman obat</a>. Khasiat lidah buaya ternyata dapat meliputi hampir seluruh bagian tubuh manusi mulai dari rambut, kulit, Bagian tanaman aloe vera yang dapat diambil manfaat sebagai obat adalah pada daging yang terdapat di dalam daunnya. Daging tersebut berbentuk jelly bening dan lendir yang berwarna bening sedikit kekuningan.</p>
<p>Menurut penelitian ilmiah, khasiat lidah buaya disebabkan adanya kandungan yang terdapat pada aloe vera yaitu enzim, mineral, asam amino polisakarida, vitamin dan zat lain yang bermanfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa khasiat aloe vera yang telah terbukti secara empiris.</p>
<ol>
<li> Aloe vera untuk perawatan rambut dan kulit kepala. Dengan mengoleskan lendir dari lidah buaya pada rambut dan kulit kepala memiliki manfaat ganda, yaitu menghitamkan sekaligus menyuburkan rambut dan juga membersihkan kulit kepala dari gangguan ketombe. Hal ini dikarenakan gel lidah buaya memiliki khasiat anti bakteri dan anti jamur, serta memiliki kandungan vitamin C dan E.</li>
<li>Aloe vera sebagai obat luka. Jika terjadi luka luar, lendir lidah buaya bisa menjadi alternatif yang baik sebagai pertolongan pertama pada luka. Sifat lidah buaya yang anti inflamasi akan mampu mencegah peradangan yang mungkin timbul akibat infeksi pada luka. Selain itu khasiat lidah buaya sebagai obat luka juga berfungsi untuk membantu proses regenerasi sel, sehingga luka tadi akan lebih cepat pulih.</li>
<li>Aloe vera sebagai perawatan kulit tubuh. Kandungan lidah buaya yang kaya akan asam amino, vitamin dan mineral sangat sesuai untuk digunakan sebagai pelembab alami bagi kulit. Zat-zat tadi merupakan komponen yang sangat diperlukan oleh kulit tubuh, yang akan merangsang pertumbuhan sel-sel kulit yang baru. Sehingga kulit tubuh akan terjaga kesehatannya. tak heran jika kini banyak produk perawatan kulit memasukkan aloe vera dalam komposisinya.</li>
<li>Aloe vera sebagai makanan penunjang nutrisi. Mengkonsumsi gel lidah buaya mendatangkan segudang manfaat. Diyakini lidah buaya memiliki kandungan anti oksidan yang tinggi, dan ini sangat baik untuk upaya pencegahan terhadap penyakit jantung, penuaan dini dan beberapa penyakit degeneratif. Lidah buaya juga dapat berkhasiat sebagai penunjang nutrisi bagi penderita kanker, diabetes, dan HIV/AIDS. Hal ini dipastikan karena lidah buaya memiliki tingkat kadar karbohidrat, lemak, air, serta vitamin dan mineral yang baik.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/berbagai-manfaat-lidah-buaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Tanaman Jahe</title>
		<link>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 03:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya. Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-61 alignright" style="margin: 2px 7px;" title="jahe" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe-300x199.jpg" alt="jahe" width="300" height="199" /></p>
<p>Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya.</p>
<p>Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat obat sejak ratusan tahun yang lalu.</p>
<p>Di cina, jahe kering telah dipakai sebagai bahan  baku obat oleh seorang tabib yang hidup pada zaman kaisar Shen Nong, yang hidup  2000 tahun sebelum masehi. Di cina juga di temukan  dua buku kedokteran  yang pertama kali  membahas khasiat  jahe segar pada tahun 500 masehi. Selain di negeri tirai bamboo, yang dikabarkan telah mengenal jahe 2000 tahun sebelum masehi adalah india.</p>
<p>Negara-negara barat juga banyak yang memanfaatkan  jahe sebagai  <a title="Tanaman Keji Beling" href="http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html"><strong>obat traditional</strong></a>. Setidaknya itu dibuktikan  dengan  bahasan khasiat tanaman jahe  yang tertulis  pada buku kedokteran anglo saxon yang terbit  pada abad ke 11. Dua abad kemudian, jahe merupakan bumbu dapur yang sangat popular di inggris, setelah lada hitam. Harga  bumbu dapur ini  juga ketika itu selangit, untuk  memperoleh 1 pon ( setengah kilogram) jahe, harus mengeluarkan uang yang nilainya  setara sengan seharga seekoor domba.</p>
<p><em><strong>SEJARAH PENGOBATAN</strong></em><br />
Di cina, jahe segar di anggap berbeda dengan jahe kering. Bahkan ada seorang ahli tumbuhan kuno yang mengira jahe berasal dari dua  tanaman yang berbeda. Ahli pengobatan sering memakai jahe segar  untuk mengusir <em>‘hawa dingin’ atau ‘ racun’</em> dan mengurangi <em>rasa mual</em>. Sementara jahe kering di pakai untuk menyembuhkan kekurangan <em>‘hawa dingin’ pada nyeri lambung , nyeri perut, diare, batuk dan rematik.</em></p>
<p>Di india jahe segar juga dimanfaatkan untuk mengobati mual, asma, batuk dan rasa nyeri yang hebat dan mendadak, juga dipakai untuk mengatasi jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan, nafsu makan menurun dan rematik bahkan , pada abad ke 19, sari jahe menjadi obat asma dan batuk yang popular di india. Untuk obat batuk, sari  jahe di campur jus bawang putih segar dan madu, sedangkan untuk meredakan   mual, jahe segar ditambah sedikit madu dan sejumput bulu burung  merak bakar. Bubuk jahe segar  juga bisa di campur air, kemudian di aduk hingga berbentuk pasta dan dioleskan di pelipis untuk meredakan sakit kepala.</p>
<p>Kebanyakan orang eropa minum  teh jahe untuk mengatasi gangguan pencernaan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum dua atau tiga cangkir penuh the jahe dapat mengurangi  <em><strong>gejala gout</strong></em> (penyakit  radang sendi akibat  kelebihan asam urat), perut kembung atau gangguan pencernaan  (akibat terlalu banyak minum minuman keras ). Selain itu jahe juga memiliki khasiat memperlancar peredaran darah.</p>
<p><em><strong>PENELITIAN  TERBARU</strong></em><br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-80" style="margin: 2px 7px;" title="jahe_kering" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe_kering-300x231.jpg" alt="jahe_kering" width="210" height="162" />Peneliti-penelit modern  ternyata member dukungan terhadap penggunaan  ‘ramuan tradisional’ jahe ini.  Dari hasil  penelitian, ekstrak jahe, baik dari jahe segar maupun jahe kering, berkhasiat dalam mengatasi infeksi bakteri, infeksi jamur, kejang, nyeri, luka serta gangguan lambung, tumor, kram dan reaksi alergi. Ekstrak jahe yang di teliti adalah sesuai standard gingerol, yaitu ekstrak yang tidak kehilangan rasa dan aroma jahe yang tajam.</p>
<p>Penelitian terhadap binatang percobaan tikus yang di lakukan di cina dan Negara – Negara barat, menunjukan bahwa jahe segar ampuh  untuk meredakan nyeri dan infeksi. Percobaan in vitro (laboratorium) memperlihatkan bahwa  jahe menghambat oksidasi (= bersifat antioksidan) sehingga dapat mengurangi resiko penyakit kanker, dan juga menghambat pertumbuhan dari kuman.</p>
<p>Jahe  juga bermanfaat untuk sirkulasi darah. Tumbuhan rimpang ini memiliki khasiat antikoagulan (anti pembekuan darah) yang lebih hebat dari pada bawang putih atau bawang merah.  Jahe juga mampu <em>menurunkan kadar kolesterol</em> karena bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Penelitian yang dilakukan oleh ahli-ahli di jepang memperlihatkan bahwa jahe dapat menurunkan tekanan darah dengan jalan mengurangi laju aliran darah perifer (aliran drah tepi).</p>
<p>Para ahli juga ada yang mencoba jahe untuk mengobati migren. Pengujian ini di dorong terapi ayurveda untuk mengobati gangguan pada sistem saraf. Khasiat jahe sebagai obat migren ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.</p>
<p>Pada umumnya penelitian jahe diutamakan untuk mengetahui efeknya terhadap pencernaan. Di negeri cina, hasil penelitian yang dilakukan terhdap manusia menunjukan bahwa minuman  yang terbuat dari <a title="Tanaman Jahe" href="http://duniatanaman.com/jahe.html"><strong>jahe segar</strong></a> dapat menurunkan sekresi  asam lambung  selama beberapa jam. Kemudian  meningkat  kembali setelah beberapa lama. Penelitian lainnya menyatakan bahwa akar jahe kering aakan memperkuat lambung, usus halus dan mencegah muntah.</p>
<p>Penelitian terbaru menunjukan ekstrak aseton dan methanol yang berasal dari jahe memiliki efek yang kuat untuk menghambat terjadinya tukakl ( luka) pada lambung. Penelitian lainnya menunjukan bahwa gingerol mampu mengatasi afek toksisitas (keracunan) pada hati dengan jalan meningkatkan asam empedu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belimbing Wuluh</title>
		<link>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 05:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun rasanya masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degenerative serta bisa digunakan sebagai obat luar. Kebanyak orang mengenal belimbing wuluh hanya sebagai tanaman pekarangan. Padahal, tanaman tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit Melihat &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>IN</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--><span lang="EN-US"><img class="alignright size-full wp-image-81" style="margin: 2px 7px;" title="belimbing_wuluh" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/belimbing_wuluh.jpg" alt="belimbing_wuluh" width="239" height="180" />Meskipun rasanya masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degenerative serta bisa digunakan sebagai obat luar.</span></p>
<p>Kebanyak orang mengenal belimbing wuluh hanya sebagai <a title="manfaat tanaman jahe" href="http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html"><strong>tanaman pekarangan</strong></a>. Padahal, tanaman tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Melihat sosoknya tanaman ini kurang menarik. Namun dibalik sosoknya yang kurang menonjol, belimbing wuluh merupakan tanaman yang berkhasiat untuk <em>mengatasi batuk, rematik, hingga tekanan darah tinggi</em>. Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkasiat. Diantaranya adalah saponin, tannin, glukosida, hingga kalsium. Salah satu yang paling dikenal orang belimbing wuluh sebagai <em><strong>obat sariawan</strong></em>. Konon rasanya yang masam mengandung vitamin C yang tinggi, caranya dengan mengunyah atau ditempelkan pada bagian yang sariawan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Khasiat lain adalah sebagai <em>obat asma atau sesak nafas</em>. Cukup dengan merebus bunga belimbing wuluh dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari 2 – 3 kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Belimbing wuluh juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kaliumnya mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Anda mengidap<em> gangguan tekanan darah tinggi</em>..? atasi juga dengan belimbing wuluh, rebus 3 buah belimbing wuluh yang diiris dengan 3 gelas air sampai tinggal setengahnya. Kemudian saring dan minum dipagi hari.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mentimun</title>
		<link>http://duniatanaman.com/mentimun.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/mentimun.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 04:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Mentimun ternyata memiliki beragam khasiat. Biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis hipoxanti untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan. Selain itu mentimun dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0.65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/mentimun.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-86" style="margin: 2px 7px;" title="ketimun" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/ketimun-300x300.jpg" alt="ketimun" width="300" height="300" />Mentimun ternyata memiliki beragam khasiat. Biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis hipoxanti untuk mengobati anak-anak yang <em><strong>menderita cacingan</strong></em>.</p>
<p>Selain itu mentimun dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0.65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2.2%, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, B1, B2, dan C.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Apabila anda menderita <strong><em>sakit pada tenggorokan</em></strong> yang menyebabkan sulit bicara (batuk) dapat dirawat dengan biji mentimun. Caranya sedikit biji mentimun dicampurkan dengan sedikit garam dan dikumur beberapa hari sekali. Pengobatan ini dipercaya dapat mengembalikan suara yang hilang akibat sakit tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Penyakit pening-pening yang berakibat menurunkan berat badan dapat diatasi dengan mengkonsumsi mentimun mentah atau yang telah dimasak. Selain itu, mentimun juga dapat mengobati penyakit disentri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Bersihkan ginjal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Selain mampu menurunkan demam, <strong><a title="obat sariawan" href="http://duniatanaman.com/belimbing-wuluh.html">mencegah sariawan</a></strong>, menurunkan tekanan darah tinggi, tanaman merambat ini juga mampu membersihkan ginjal.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">1. tekanan darah tinggi – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum 2 – 3 kali sehari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">2. sariawan – setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah lakukan secara rutin</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">3. Membersihkan ginjal – parut buah mentimun dan peras airnya kemudian diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">4. Demam – parut mentimun dan letakan hasil parutan diatas perut</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">5. Jerawat – cuci dan iris kecil kecil buah mentimun kemudia letakkan diatas jerawat.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/mentimun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jahe Obat Anti Mabuk</title>
		<link>http://duniatanaman.com/jahe.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/jahe.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 04:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang mabuk dalam perjalanan itu bisa berupa rasa mual dan lebih lanjut dapat berakibat muntah. Oleh karena itu untuk mengatasinya mungkin sebaiknya membuat obat anti muntah. Bukan hanya anti mabuk. Salah satu obat yang aman dikonsumsi adalah jahe. Jahe &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/jahe.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-80" style="margin: 2px 7px;" title="jahe_kering" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/12/jahe_kering-300x231.jpg" alt="jahe_kering" width="240" height="185" />Orang yang mabuk dalam perjalanan itu bisa berupa rasa mual dan lebih lanjut dapat berakibat muntah. Oleh karena itu untuk mengatasinya mungkin sebaiknya membuat obat anti muntah.</p>
<p>Bukan hanya anti mabuk. Salah satu <strong><a title="tanaman obat" href="http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html">obat yang aman</a></strong> dikonsumsi adalah jahe. Jahe dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit, juga mujarab untuk obat antimabuk. Cara mengkonsuminya bagaimana?</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Salah satu alternative obat yang aman untuk dikonsumsi dan hampir tidak ada efek sampingnya, bahkan mudah didapat, dapat diolah, serta mudah dikenal, tidak lain adalah tanaman jahe.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Adalah mowrey dan clayson yang menyatakan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk darat, sedangkan grontved membuktikan bahwa serbuk jahe dapat mencegah mabuk laut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Ada tradisi sebagai pencegah mabuk, jahe dikunyah begitu saja oleh para pelaut cina jaman dulu saat akan naik perahu. Namun di inggris jahe dengan berat 0.5gram dalam kapsul dipatenkan sebagai obat antimabuk yang ditelan setengah jam sebelum pergi. Serbuk itu diambil dari umbi akar jahe.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Jahe mengandung minyak <strong><em>asiri, gingerol, zingiberen, feladren, kamfen, sitral, dan sinetol</em></strong>. Bila jahe diminum orang akan merasakan panas diperut. Rasa panas itu dihasilkan dari pecahan molekul gingerol yang pedas dan berantai karbon panjang, menjadi zingiberon pecahan dari gingerol, bukan gingerol-nya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk membuktikan bahwa jahe merupakan<em><strong> obat antimabuk</strong></em>, para ahli pernah mencoba merpati yang diberi larutan perangsan muntah kuprisulfat. Setelah diberi perasan jahe segar 10 – 50 % merpati tersebut tidak jadi muntah, malah kelihatannya lebih segar dari sebelumnya.</span></p>
<p>Mekanisme atau cara kerja jahe sebagai obat antimabuk, terlihat dari akibat khasiat katminatifnya yaitu pengosongan lambung yang dipercepat, sehingga isi dari lambung cepat turun ke usus. Dan ini menurunkan efek mual dan muntah.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kebanyakan sekarang obat memiliki sejumlah efek samping dan dosis yang cukup yang cukup tinggi. Namun, jahe hanya berefek rasa panas pada lambung yang dapat merangsang pendarahan pada penderita wasir. Untuk mengurangi efek tersebut, cara meminumnya harus dicampur dengan kopi, susu, dan madu. Ini sekedar untuk mengurangi rasa panas yang terdapat pada jahe.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/jahe.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanaman Keji Beling</title>
		<link>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 04:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”. Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-92" style="margin: 2px 7px;" title="keji_beling" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/11/keji_beling-300x252.jpg" alt="keji_beling" width="300" height="252" />Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan <em><strong>“remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”. </strong></em></p>
<p>Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai <em><strong>obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal</strong></em> serta dapat juga sebagai penurun kolesterol.</p>
<p><a title="tanaman pangan" href="http://duniatanaman.com/tanaman-pangan.html"><strong>Daun tanaman</strong></a> ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Tanaman keji beling <em><strong>(stachytarpheta mutabilis)</strong></em> adalah jenis tumbuhan dengan ciri-ciri memiliki batang yang basah, sepintas lalu meyerupai rumput berbadan tegak. Di pulau jawa tanaman ini banyak sekali terdapat dipedesaan dan tumbuh diantara semak. Dengan warna kulit ungu berbintik hijau, apabila sudah tua berubah menjadi coklat.</span></p>
<p>Panjang helaian daun (tanpai tangkai) berkisar antara 5 – 8 cm (ukuran normal) dan lebih lebar daun kira-kira 2 – 5 cm. tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindungi dan ditempat terbuka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/tanaman-keji-beling.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Labu Cegah Gusi Berdarah</title>
		<link>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 04:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniatanaman.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Labu siam atau Jipang (sechium edule) adalah jenis tumbuhan suku labu-labuan yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tanaman ini tumbuh merambat diatas tanah atau agak memanjat dan biasanya sering dibudidayakan di pekarangan atau kebun belakang, biasanya sering didekat kolam. &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-93" style="margin: 2px 7px;" title="labu_siam" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/10/labu_siam.jpg" alt="labu_siam" width="188" height="198" />Labu siam atau <em><strong>Jipang (sechium edule)</strong></em> adalah jenis tumbuhan suku labu-labuan yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tanaman ini tumbuh merambat diatas tanah atau agak memanjat<span> </span>dan biasanya sering dibudidayakan di pekarangan atau kebun belakang, biasanya sering didekat kolam. Buahnya menggantung dari tangkai dengan bentuk daun segitiga dan permukaan daunnya sedikit berbulu.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Negara pengekspor utama labu siam didunia adalah costa rica, sementara di Indonesia labu siam termasuk kedalam kategori sayuran sekunder, namun kita dapat menjumpainya di pasar-pasar tradisional. Buahnya merupakan sayuran penting<span> </span>dimasakan. Orang Indonesia mengenalnya sebagai labu siam, karena memang tanaman ini didatangkan dari negri siam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kandungan buah labu siam yang menyejukan banyak mengandung getah serta zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, dan besi. Labu siam memiliki khasiat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit diantaranya adalah <em><strong>gusi berdarah</strong></em>. Parut labu siam yang sebelumnya sudah dicuci, kemudian beri 2 sendok makan air matang dan 1 sendok makan madu. Peras dan saring, diminum sehari 3 kali sebanyak yang diperlukan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Manfaat lainnya adalah mengatasi sariawan. Dengan memakan buah labu siam sebagai lauk atu bisa juga dimakan mentah sebagai lalapan. Labu siam juga mampu menghilangkan garis hitam ditumit, caranya dengan mengoleskan getah labu siam pada tumit yang bergaris hitam. Tunggu sampai kering kemudian buka secara perlahan. Selamat mencoba.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/cegah-gusi-berdarah-dengan-labu-siam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanaman obat</title>
		<link>http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html</link>
		<comments>http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 04:52:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://conceptl-new2/all-of-indonesia/duniatanaman.com/index.php/tanaman-obat/</guid>
		<description><![CDATA[Keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini tak hanya digunakan sebagai bahan pangan ataupun untuk dinikmati keindahanannya saja, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman yang ada, terutama yang tumbuh di Indonesia dikenal sebagai bahan yang ampuh &#8230;</p><div class="read_more"><a href="http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html">read more</a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini tak hanya digunakan sebagai bahan pangan ataupun untuk dinikmati keindahanannya saja, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman yang ada, terutama yang tumbuh di Indonesia dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk obat dan digunakan sebagai bahan baku industri obat di Indonesia selain juga sebagai obat-obatan tradisional. Sebenarnya, tanaman yang berguna sebagai obat dapat juga ditemui sehari-hari.</p>
<p align="justify">Tanaman seperti <em>kunyit, <a title="khasiat tanaman jahe" href="http://duniatanaman.com/khasiat-tanaman-jahe.html"><strong>jahe</strong></a>, jeruk pecel</em> dapat ditanam di pekarangan rumah dan berguna sebagai pengusir berbagai penyakit ringan sehari-hari seperti batuk, masuk angin dan panas dalam. Tak hanya itu, beberapa tanaman yang ada Indonesia terbukti ampuh mengatasi berbagai penyakit yang lebih berat. Beberapa bahkan dipercaya dapat mengatasi penyakit mematikan seperti AIDS, kanker dan sebagainya. Tanaman obat juga dapat dijadikan alternatif berobat yang lebih aman dan alami. Selain itu, tanaman obat juga baik untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dan tubuh.</p>
<p align="justify">Tanaman obat dapat dikonsumsi dengan cara diolah terlebih dahulu. Beberapa tanaman obat dapat digunakan sehari-hari dan diolah dengan cara sederhana seperti direbus dan dicampur dengan air atau bahan-bahan lainnya, sedangkan tanaman yang lain diolah secara modern oleh pabrik atau industri rumah tangga dengan cara dikeringkan dan dikemas dalam kemasan yang praktis untuk dikonsumsi.</p>
<p align="justify">Walaupun telah banyak tanaman obat yang diproduksi secara moderen, masyarakat yang mengkonsumsi harus tetap cermat dalam memilih produk tanaman obat. Cek kadaluarsa dan produk apakah masih dalam keadaan baik atau telah rusak. Perhatikan pula kode produksi apakah telah terdaftar di Badan POM. Alangkah lebih baik jika memilih produk yang kemasannya lebih baik dan tersegel dengan baik. Memang biasanya agak lebih mahal akan tetapi lebih baik karena aman untuk kesehatan anda.</p>
<p align="justify">Berikut adalah tanaman obat yang banyak dikenal oleh masyarakat dan yang sering diolah menjadi produk yang baik untuk kesehatan tubuh atau mengobati penyakit :</p>
<ul>
<li> <strong>Kina </strong>:  Kina adalah satu-satunya bahan yang ampuh untuk <em>mengobati malaria</em>. Pohon kina merupakan pohon perdu yang berkayu dan warnanya selalu hijau dengan kulit kayu yang tebal. Kina berkembang biak dengan cara berbunga dengan bakal buah di dalam bunga. Obat kina diproduksi dari kulit pohonnya.</li>
<li><strong>Jahe </strong>:   Jahe adalah tanaman berakar rimpang dan bahan berkasiat pada tanaman ini terletak pada akarnya. Jahe popular sebagai minuman yang dapat <em>menghangatkan tubuh</em>. Meminum sari jahe dipercaya juga dapat mengembalikan kesegaran tubuh. Cara membuat minuman jahe cukup mudah, hanya digepengkan dan kemudian diseduh dengan air hangat kemudian dapat ditambahkan gula atau bahan lainnya seperti kopi dan the.</li>
<li><strong>Lidah buaya</strong> : selain berfungsi sebagai tanaman hias, lidah buaya juga memiliki berbagai manfaat yang berguna baik untuk kesehatan ataupun kecantikan. Sejak berabad lamanya lidah buaya atau lebih dikenal dengan aloevera ini digunakan sebagai bahan untuk merawat kecantikan para putri raja. Sebagai obat, aloevera bermanfaat untuk <em>memperlambat tumbuhnya virus HIV</em>, <em>memperbaiki sistim pencernaan, membunuh kuman dan menghilangkan rasa sakit</em>. Sebagai bahan kecantikan aloevera bermanfaat untuk melindungi kulit dari kekeringan dan dehidrasi, <em>merangsang tumbuhnya sel sel kulit yang baru</em>, serta dapat menyuburkan rambut. Tak hanya itu lidah buaya ini juga dapat dikonsumsi dan dapat digunakan sebagai bahan campuran minuman yang menyegarkan.</li>
<li><strong><img class="size-thumbnail wp-image-112 alignright" style="margin: 2px 6px;" title="temulawak" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/04/temulawak-150x150.jpg" alt="temulawak" width="150" height="150" />Temulawak </strong>: merupakan tanaman obat yang sangat popular di kalangan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa. Temulawak merupakan tumbuhan asli Indonesia dan memiliki khasiat yang lengkap. Temulawak atau juga disebut Curcuma biasanya diberikan kepada anak anak untuk <em>menambah nafsu makan</em> mereka. Temulawak juga dapat menghilangkan flek-flek hitam pada wajah dan kandungan minyak atsirinya dapat membersihkan isi perut serta <a title="ibu menyusui" href="http://pakar-bayi.com"><em>memperlancar ASI pada wanita yang menyusui</em></a>. Penelitian lebih lanjut mengemukakan bahwa temulawak sangat ampuh untuk mengobati penyakit hati atau penyakit liver dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena dalam temulawak terdapat kandungan kurkumin yang <em>dapat menyehatkan hati</em>. Sama seperti jahe dan kencur, cara mengkonsumsi temulawak adalah dengan diparut dan diambil sari airnya.</li>
<li><strong>Kayu putih</strong> : kayu putih sangat dikenal di Indonesia yang berfungsi untuk <em>menghangatkan badan</em>. Kayu putih juga termasuk tanaman industri dan pemrosesannya adalah dengan menyuling minyak yang dihasilkan dari daunnya.</li>
<li><strong>Kencur </strong>: merupakan bumbu masak yang popular di kalangan masyarakat Indonesia. Kencur dipakai hamper di seluruh masakan Indonesia. Sebagai tanaman obat, kencur sangat bermanfaat untuk <em>mengobati batuk, menghilangkan nafas tidak sedap, menghilangkan kembung dan mual masuk angin</em> serta manfaat-manfaat lainnya. Selain diseduh sarinya setelah diperas, kunir juga dapat dimakan mentah-mentah</li>
<li><strong>Kunir </strong>: kunir merupakan satu kelompok tanaman yang sama dengan jahe dan kencur, yaitu tanaman berakar rimpang. Kunir mudah dikenali karena warnanya yang kuning. Selain menjadi bumbu masak utama untuk berbagai makanan Indonesia, kunir juga bermanfaat untuk <em>mencegah sariawan, panas dalam, serta baik untuk wanita hamil dan menyusui</em>. Cara sederhana untuk mengkonsumsi kunir adalah dengan memarut kunir dan memeras sari parutannya lalu merebusnya dengan air panas.</li>
<li><strong><img class="size-thumbnail wp-image-111 alignright" style="margin: 2px 7px;" title="mahkota_dewa" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/04/mahkota_dewa-150x150.jpg" alt="mahkota_dewa" width="150" height="150" />Mahkota Dewa</strong> : merupakan tanaman yang sangat terkenal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tanaman mahkota dewa ini sebenarnya <em>berasal dari Papua</em> dan memiliki berbagai zat aktif yang seperti <em>alkaloid, saponin, flavonoid dan polivenol</em>. Beberapa manfaat tanaman ini untuk kesehatan adalah sebagai zat ampuh untuk detoksifikasi <em>menghilangkan racun racun dalam tubuh, sumber anti bakteri dan virus, dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, mengurangi penggumpalan darah, melancarkan peredaran darah ke seluruh tbuh, mengurangi kandungan kolesterol dan resiko penyakit jantung koroner, mengandung antiinlamasi, sebagai anti oksidan dan dapat membantu mengurangi sakit pada saat pendarahan.</em> Tumbuhan ini tidak besar namun dapat tumbuh hingga sepanjang 3 meter. Buahnya berwarna merah dan tumbuh dari batang hingga ke ranting.</li>
<li><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-114" style="margin: 2px 5px;" title="mengkudu" src="http://duniatanaman.com/wp-content/uploads/2008/04/mengkudu-150x150.jpg" alt="mengkudu" width="150" height="150" />Mengkudu </strong>: mengkudu adalah tanaman tradisional yang banyak tumbuh dimana mana dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Tanaman ini termasuk dalam jenis kopi-kopian dengan tumbuhan yang tidak terlalu tinggi. Buahnya hijau dengan bentuk yang lonjong dan bertotol totol dnegan biji yang banyak dan kecil dalam daging buahnya. Mengkudu banyak berkembang biak secara liar namun banyak juga yang memelihara tanaman ini di halaman rumah. Mengkudu juga dikenal dengan nama pace yang bermanfaat sebagai salah satu obat untuk <em>mengurangi hipertensi, sakit kuning, demam, flu, batuk, dan sakit perut</em>. Tanaman ini juga bermanfaat untuk kecantikan yaitu menghilangkan sisik pada kaki. Pada dasarnya buah mengkudu yang masak berbau tidak sedap, namun justru buah itulah yang mengandung banyak zat penting seperti morinda diol, morindone, morindin, damnacanthal, metil asetil, asam kapril dan sorandiyiol yang sangat bermanfaat untuk kesehatan</li>
<li><strong>Buah merah</strong> : Buah merah merupakan tanaman obat yang popular setelah mahkota dewa. Sama dengan tanaman mahkota dewa, buah merah juga berasal dari Papua. Buah merah sangat terkenal karena dipercaya dapat <em>mengurangi virus HIV dalam darah</em>. Tanaman ini tumbuh menyerupai pandan dengan tinggi tanaman hingga 16 m yang dikokohkan dengan akar tunjang. Seperti namanya buah merah berwarna merah marun saat matang namun ada juga buah yang berwarna coklat atau coklat kekuningan. Buah ini dapat juga bermanfaat untuk mencegah penyakit mata, cacingan, kulit dan meningkatkan stamina tubuh. Selain itu buah merah dipercaya dapat mengobati penyakit kanker. Buah merah banyak mengandung <em>antioksidan seperti karoten, beta haroten dan tokoferol serta asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, omega 3 dan omega 9</em> yang selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh juga dapat menangkal pembentukan radikal bebas dalam tubuh.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniatanaman.com/tanaman-obat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

